Rabu, 05 September 2012

mungkin nanti

mungkin nanti. saat kita tua dan bongkok,kita akan berpikir seberapa lama kita mampu mempertahankan usia. atau mungkin kita justru berpikir untuk pasrah dan menyerah. padahal dihadapan kita, ada masa depan anak dan cucu kita yang kian riang. sehingga kita takkan sempat berpikir tentang kematian dan kesengsaraan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar